Pembelaan Romahurmuziy



Jakarta - Rommahurmuziy (Rommy) punya pembelaan terhadap dugaan suap yang menjeratnya. Dia merasa dijebak.

"Saya merasa dijebak dengan sebuah tindakan yang tidak pernah saya duga, saya pikirkan, atau saya rencanakan. Bahkan firasatpun tidak. Itulah kenapa saya menerima sebuah permohonan silaturahmi di sebuah lobi hotel yang sangat terbuka dan semua tamu bisa melihatnya. Ternyata niat baik ini justru menjadi petaka," kata Rommy dalam surat terbukanya yang dibagikan kepada wartawan di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2019).



Rommy juga mengatakan sudah dibuntuti oleh penyidik KPK dalam waktu satu bulan belakangan. Dia menyebut, kasus yang dialami sebagai risiko seorang jubir koalisi.

"Dengan adanya informasi pembuntutan saya selama beberapa pekan bahkan bulan, sebagaimana disampaikan penyelidik, maka inilah risiko menjadi juru bicara terdepan sebuah koalisi yang menginginkan Indonesia tetap dipimpin oleh paham nasionalisme-religius yang moderat," sambungnya.

Dalam kasus ini, Romahurmuziy diduga menerima duit Rp 250 juta dari Haris Hasanuddin untuk posisi Kakanwil Kemenag Jatim pada 6 Februari 2019. Sedangkan Muafaq Wirahadi diduga menyetor duit Rp 50 juta untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

Rommy meminta maaf kepada timses Jokowi-Ma'ruf Amin lantaran tersandung dugaan suap lelang jabatan di Kementerian Agama. Dia kembali menyebut bahwa penangkapannya merupakan risiko pribadi sebagai pemimpin.

"Kepada rekan-rekan TKN Jokowi-Amin dan masyarakat Indonesia saya mohon maaf atas kejadian menghebohkan yang tidak diinginkan ini. Inilah risiko pribadi saya sebagai pemimpin yang harus saya hadapi dengan langkah-langkah yang terukur dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Mohon doanya," ujar Rommy.

Di partai, Rommy sudah diberhentikan dari jabatan ketum. Posisinya kini diisi oleh Ketua Majelis Pertimbangan PPP Suharso Monoarfa yang ditunjuk Plt Ketum.
(idn/fdn)

0 Response to "Pembelaan Romahurmuziy"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel