Sejumlah KPU di Papua Terancam Ngutang karena Kurang Dana



Jayapura - Sejumlah KPU di daerah ini terancam berutang akibat belum cair dana hibah dari pemerintah daerah setempat. Ada juga sejumlah KPU yang mendapat dana hibah namun tak sesuai kesepakatan.

"Memang betul, saya sudah mendapat laporan tentang adanya pemda yang belum mencairkan dana hibah yang dialokasikan untuk KPU. Bahkan, ada yang mencairkan dana hibah tidak sesuai dengan nominal yang disepakati dan ditanda angani," kata Ketua KPU Papua Theodorus Kossay, di Jayapura, yang dilansir Antara, Jumat (12/4/2019).

Dia mengatakan, walaupun pencairan dana tersendat namun pihaknya tetap optimistis berjalan lancar sesuai jadwal. Dia berharap, kekurangan dana akibat belum cair dana hibah tersebut akan diselesaikan secepatnya setelah pelaksanaan pemilu.



Daerah yang terancam berutang, yaitu KPU Dogiay, KPU Paniai, KPU Waropen, dan KPU Jayapura. Bahkan untuk Kabupaten Jayapura sudah ditandatangani untuk hibah Rp 5 miliar, namun yang diberikan hanya Rp 1 miliar, KPU Waropen yang mendapat dana hibah Rp 5 miliar namun hingga kini belum diserahkan.

"Ada pemda yang hanya menghibahkan dana miliaran, namun pengiriman logistik menjadi tanggung jawabnya, seperti yang dilakukan Pemda Sarmi," jelas Kossay.

Pihaknya berharap agar pemda segera mencairkan dana hibah yang diperuntukkan bagi KPU di daerah.
(rvk/abw)

0 Response to "Sejumlah KPU di Papua Terancam Ngutang karena Kurang Dana"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel