Penggembala Bebek di Banyuwangi Tewas Tersambar Petir



Banyuwangi - Seorang penggembala ternak bebek Yudo Hadi Siswanto (38) tersambar petir di tengah sawah. Warga Dusun Krajan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari ini tewas di lokasi kejadian.

Musibah ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Ketika itu korban sedang menggembala ternak bebek miliknya di sawah yang berlokasi di utara tikungan leter S, Dusun Krajan, Desa Dasri.

Akibat sambaran petir itu, korban mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya. Mulai dari leher, dada, paha hingga kemaluan korban.


"Kondisi ini mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Kapolsek Tegalsari, AKP Bambang Suprapto kepada detikcom," Jumat (12/4/2019).

Warga yang melihat kejadian segera menolong korban. Namun korban sudah lebih dulu menghembuskan napas terakhir. Sejumlah warga segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Bersama warga, jasad korban dibawa pulang ke rumah duka.

"Setelah dilakukan identifikasi jenazah korban diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan," ujarnya.


Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Banyuwangi kerap dilanda hujan lebat yang disertai petir. Sebelumnya, sebuah musala di Dusun Jajang Surat, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi juga tersambar petir.

Akibatnya, kubah dan atap musala bernama Baitul Aqib porak-poranda. Sehingga mengakibatkan rumah di sekitar musala juga mengalami kerusakan.

Tidak hanya itu, puluhan peralatan elektronik milik warga seperti pompa air dan televisi juga rusak akibat sambaran petir. Beruntung tidak ada korban dalam musibah itu. Karena beberapa menit sebelum petir menyambar, sekitar 40 santri yang mengaji di musala itu sudah pulang.
(sun/iwd)

0 Response to "Penggembala Bebek di Banyuwangi Tewas Tersambar Petir"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel