Cekikan Maut Kodok Pencemburu



Cekikan Maut Kodok Pencemburu Foto: Pelaku pembunuhan Mahasiswi cantik di Bali (ist)
Denpasar - KIJ alias Kodok terbakar api cemburu. Pria pengangguran itu gelap mata hingga tega mencekik pacarnya, Buleleng Ni Made Serli sampai tewas.

Serli ditemukan tewas tergeletak di kamar kosnya di Singaraja, Buleleng, Bali, Kamis (11/4) kemarin. Jasad Serli itu pertama kali ditemukan oleh sahabatnya.



Salah seorang sahabat Serli, Meli Triastuti, awalnya curiga sebab korban hilang sejak Senin (8/4). Meli kemudian mendatangi kamar kos korban di Jl Wijayakusuma, Banyuasri, Singaraja.

"Rasa penasaran Meli Triastuti terhadap keberadaan korban akhirnya membuatnya mencari di kamar kos korban yang ada di Jalan Wijayakusuma Gang IV Nomor 1 Kelurahan Banyuasri, Singaraja. Ternyata kamar kos korban dalam keadaan tertutup, namun sepeda motor warna krem bernopol DK-2495-HC milik korban masih terparkir di tempat kos," kata Kapolres Buleleng AKBP Suratno dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/4).



Meli dan teman-temannya mendatangi kos korban beberapa kali. Hingga akhirnya Meli mencium bau menyengat dari kamas kos Serli pada Kamis (11/4).

"Terakhir didatangi kamar kos korban hari Kamis (11/4) pukul 13.00 Wita tercium bau menyengat sehingga dan setelah dibuka menggunakan kunci yang ada di jendela luar kamar terlihat korban sudah dalam keadaan tergeletak," ujar Suratno.



Polisi pun langsung melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku. Tak kurang dari sehari, pelaku pembunuhan Serli pun diringkus polisi.

Pelaku berinisial KIJ alias Kodok merupakan pacar dari korban. KIJ membunuh Serli karena diliputi rasa cemburu.

"Diketahui hubungan korban dengan pelaku adalah pacaran yang sudah berjalin dan pelaku melakukan perbuatannya karena rasa cemburu, karena korban sering berkumpul dengan laki-laki teman kuliahnya," kata Kapolsek Kota Singaraja Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/4/2019).



Wiranata mengatakan KIJ membunuh Serli dengan cara yang keji. Untuk mengelabui polisi, KIJ juga me-setting kamar kos Serli seolah-olah tak terjadi pembunuhan.

"Pertama dibekap pakai bantal kepala, sudah agak lemes dibuka bantalnya masih ada denyut, dicekik. Sebelum mati masih ada denyutnya dihantam (lehernya) sampai hilang betul (denyutnya). Sebelum dia meninggalkan (kamar) setelah itu dirapiin dulu bantal-bantal itu dirapiin seolah-olah tidur, ditutup selimut," urai Wiranata.

"Namanya pelaku kelemahan kan dikunci dari luar. Kita curiga kunci dari luar," ujarnya.

Atas perbuatannya Kodok dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun dan pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman 7 tahun.



(knv/gbr)

0 Response to "Cekikan Maut Kodok Pencemburu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel