Tokoh Agama Pasuruan Doa Bersama untuk Korban Teror Selandi Baru



Pasuruan - Aksi teror penembakan terhadap jemaah masjid yang menewaskan 49 orang di Christchurch, Selandia Baru masih menyisakan duka mendalam. Tokoh-tokoh agama di Kota Pasuruan menggelar acara doa bersama.

Semua tokoh lintas agama berkumpul di Klenteng Tjoe Tik Kiong, di Jalan Lombok 7, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Jumat (15/3) malam. Mereka menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi kemanusiaan tersebut. Para tokoh agama berharap semua korban aksi teror mendapat pengampunan dari Tuhan. Kemudian segenap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.


"Kita tekankan bahwa agama merupakan ajaran untuk menempuh jalan suci untuk kesejukan dan kedamaian. Itulah yang menjadi panggilan suara hati kami untuk berhimpun bersama demi menjaga kerukunan dan toleransi. Perbuatan menyakiti bahkan pembunuhan itu bukan ajaran agama," kata tokoh umat Tri Darma Pasuruan, Yudhi Dharma Santoso.

Sementara itu, perwakilan dari Kemenag Kota Pasuruan, Munif mengatakan, penembakan di New Zealand merupakan aksi teror dan tragedi kemanusiaan. Aksi teror tersebut harus dilawan oleh semua agama.

"Perbuatan itu tidak mencerminkan ajaran agama manapun. Itu harus dilawan," kata Munif.


Meski demikian, ia meminta semua pihak tetap tenang dan menahan diri. Dia meminta masyarakat menyerahkan semua ke pemerintah yang sudah melakukan langkah-langkah terkait aksi tersebut.

Acara doa bersama itu turut dihadiri perwakilan dari MUI Kota Pasuruan. Kemudian tokoh dari Tri Darma, Budha, Hindu, Kristen dan Katolik. Selain tokoh lintas agama, acara tersebut juga diikuti puluhan warga.
(sun/bdh)

0 Response to "Tokoh Agama Pasuruan Doa Bersama untuk Korban Teror Selandi Baru"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel