Rommy Jadi Tersangka KPK, Ketum Golkar Yakin Jokowi Tetap Menang



Lamongan - Ketua Umum Partai Golkar Erlangga Hartarto prihatin dengan kasus yang menimpa Ketum PPP Romahurmuziy. Meski begitu, ia yakin tertangkapnya salah satu tokoh partai pendukung Capres Joko Widodo oleh KPK tidak akan berpengaruh pada elektabilitas sang pertahana.

"Ya tentunya prihatin," kata Erlangga Hartarto singkat ketika ditanya wartawan usai berkunjung di MPS Tani Mulyo, di Desa Karanglangit, Kecamatan Lamongan, Sabtu (16/3/2019).

Erlangga tetap yakin, meski salah satu pedukung Capres petahana Jokowo saat ini bermasalah dengan KPK, tidak akan mempengaruhi suara capres yang didukung Partai Golkar dalam Pilpres 17 April mendatang.

"Tidak berpengaruh, tetap menang," tandas Erlangga.


Jumat (15/3), KPK menggelar OTT di Jawa Timur. Salah satu yang terjerat yakni Romahurmuziy. Ia diduga melakukan pelanggaran terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Pengisian jabatan itu untuk wilayah pusat dan daerah.

"Pengisian jabatan di Kemenag pusat dan daerah," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung ACLC, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (15/3).

Kini KPK sudah memutuskan status Ketum PPP yang akrab disapa Rommy itu. Ia berstatus sebagai tersangka suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). KPK mengamankan uang Rp 156 juta dalam OTT.


"Total uang yang diamankan tim Rp 156.758.000," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2019).

Selain Rommy, dua orang lainnya yang menjadi tersangka yakni Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenang Jawa Timur, Haris Hasanuddin.
(sun/bdh)

0 Response to "Rommy Jadi Tersangka KPK, Ketum Golkar Yakin Jokowi Tetap Menang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel