Gandeng Baim Wong, Polri Ajak Milenial Lawan Hoax



Jakarta - Polri mengajak milenial melawan hoax. Hoax dianggap sebagai sumber pemecah belah bangsa Indonesia.

Ajakan itu disampaikan lewat acara Milenial Anti Hoax yang dihadiri oleh Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, dan Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal. Acara berlangsung di Plaza Timur Senayan, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (17/1/2019).

Para petinggi Polri itu senam zumba bersama dengan milenial yang hadir. Artis Baim Wong memimpin milenial untuk deklarasi memerangi hoax.

"Menolak kabar bohong atau hoax yang bisa ciptakan permusuhan bersama. Bersatu padu lawan fitnah, ujaran kebencian atau SARA yang dapat rusak persaudaraan kami dan persatuan bangsa," ucap Baim Wong yang diikuti oleh peserta acara.



Sementara itu, Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto, mengingatkan milenial untuk tidak menyebar hoax. Penyebar hoax bisa dijerat dengan pidana penjara.

"Hoax tidak baik. Hoax langagar UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Saya harap anak-anakku, ketika kita baca informasi di gedget masing-masing. Tolong baca habis, jangan atas saja. Si pembuat memang punya niat jahat," kata Ari Dono di lokasi.

Gandeng Baim Wong, Polri Ajak Milenial Lawan HoaxFoto: Polri adakan acara Milenial Anti Hoax (Arief/detikcom)


Milenial harus menyaring informasi yang didapat terlebih dahulu. Jangan menyebar pesan yang dianggap punya efek buruk.

"Baca dulu, setelah dibaca lagi, nilai, apakah berita manfaat tidak untuk saya. Ada manfaat kalau kita kirim orang lain? Ada manfaat untuk orang lain? Kalau tidak benar, atau sifat hasut, tolong abaikan, delete, jangan kita kirimkan, atau konfirmasi, 'eh, ini benar tidak,'" kata Ari Dono.


(aik/imk)

0 Response to "Gandeng Baim Wong, Polri Ajak Milenial Lawan Hoax"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel